JAMBI.MPN – Setelah menuntaskan rangkaian pengabdian dan pembinaan di sejumlah Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi, para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil) akhirnya meninggalkan Jambi, Sabtu (8/8/2026).
Kepulangan para Taruna tersebut menandai berakhirnya pelaksanaan Taruna Bhakti Tahun 2026 di Provinsi Jambi. Seluruh rangkaian kegiatan hingga proses pergeseran kembali menuju Daerah Istimewa Yogyakarta berlangsung aman, tertib dan lancar.
Para Taruna diberangkatkan melalui Bandara Sultan Thaha Jambi menggunakan Pesawat Hercules A-7305 dengan tujuan Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta.
Prosesi keberangkatan turut mendapat pengawalan dan perhatian langsung dari jajaran TNI-Polri. Sejumlah pejabat hadir di antaranya Karo SDM Polda Jambi, Dirbinmas Polda Jambi, Kabidhumas Polda Jambi, Kapolresta Jambi, serta sejumlah pejabat dan personel TNI dari Korem 042/Garuda Putih dan jajaran Kodim.
Para Taruna Akpol dan Akmil tiba di ruang kedatangan VIP Bandara Sultan Thaha Jambi sekitar pukul 09.30 WIB. Tak lama berselang, Pesawat Hercules A-7305 tiba sekitar pukul 10.20 WIB untuk mengangkut para Taruna kembali ke Yogyakarta.
Sekitar pukul 11.20 WIB, Pesawat Hercules A-7305 kemudian lepas landas dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Lanud Adi Sucipto, DI Yogyakarta.
Sinergi TNI-Polri untuk Generasi Muda
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Taruna Bhakti 2026, mulai dari pelaksanaan kegiatan di Sekolah Rakyat hingga proses kepulangan para Taruna, berjalan sesuai rencana.
“Pelaksanaan Taruna Bhakti Tahun 2026 di Provinsi Jambi merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara TNI dan Polri dalam mendukung program pembinaan generasi muda serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan pengabdian,” ujar Erlan.
Menurutnya, kehadiran para Taruna di Sekolah Rakyat bukan sekadar menjalankan agenda pendidikan dan pembentukan karakter. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para Taruna untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme dan semangat pengabdian.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter calon perwira TNI dan Polri agar memiliki kepedulian sosial serta mampu memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Berakhir Aman, Tinggalkan Pengalaman Berharga
Erlan menegaskan, kelancaran seluruh rangkaian Taruna Bhakti tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi berbagai pihak, khususnya jajaran TNI-Polri, pengelola Sekolah Rakyat, para tenaga pendidik serta seluruh unsur yang terlibat.
“Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Taruna Bhakti, khususnya jajaran TNI-Polri, pengelola Sekolah Rakyat, para pendidik, serta seluruh pihak yang terlibat. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses keberangkatan kembali para Taruna juga menjadi gambaran solidnya koordinasi antara Polda Jambi dan jajaran TNI dalam mendukung setiap tahapan kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan sampai dengan keberangkatan kembali para Taruna berjalan aman, baik dan lancar. Semoga pengalaman selama melaksanakan Taruna Bhakti di Jambi dapat menjadi bekal berharga bagi para Taruna dalam menjalankan tugas dan pengabdian di masa mendatang,” pungkas Erlan.
Berakhirnya Taruna Bhakti 2026 di Jambi sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi para Taruna. Selama berada di tengah lingkungan Sekolah Rakyat, mereka tidak hanya menjalankan tugas pengabdian, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam membangun komunikasi, kepemimpinan dan kepedulian terhadap generasi muda.
Dari Jambi, para calon perwira tersebut kembali melanjutkan pendidikan dan perjalanan pengabdian mereka, membawa pengalaman Taruna Bhakti sebagai bagian dari proses pembentukan karakter untuk menghadapi tugas di masa mendatang.
(Susi Lawati)




