BANGKITNYA SDN 3 CIKAHURIPAN KECAMATAN LEMBANG SEMENJAK MUSIBAH TAHUN 2022

Diterjang Banjir, Dibangun Kembali dengan Solidaritas

Di Kaki gunung Tangkuban Perahu, berdiri SD Negeri 3 Cikahuripan, Kecamatan Lembang, sebuah sekolah yang dikenal dengan sebutan sakola gunung yang damai dan asri. Namun, kedamaian terusik pada malam yang nahas di hari Sabtu, 21 Mei 2022, sekitar Pukul 18.00, hujan deras yang mengguyur tanpa henti menyebabkan Peristiwa Banjir Bandang yang tak terduga. Ternyata, tembok penahan vila di dekat sekolah jebol akibat hujan deras.  Tembok vila ini menimpa bangunan sekolah sehingga membuat keretakan memanjang dari kelas 6, 5 dan 4. Bahkan tembok kelas 4 jebol terdorong oleh runtuhan tembok vila.

Malam yang Mencekam

Air bah bercampur lumpur kotoran sapi dan puing-puing material bangunan menerjang sekolah. Air bah dengan cepat merendam kantor SD Negeri 3 Cikahuripan sampai setinggi 140 cm. Menghancurkan semua dokumen, barang elektronik, dan perabotan yang berada di dalamnya. Peristiwa banjir ini terasa sangat mencekam.

Pagi yang Memilukan

Keesokannya, pemandangan yang memilukan menyambut warga sekolah. Bangunan sekolah rusak. Kantor sekolah dipenuhi lumpur dan sampah. Buku-buku pelajaran, peralatan elektronik sekolah, perabotan kantor dan dokumen-dokumen penting lainnya rusak parah.

Solidaritas yang Teruji

Di tengah kepanikan dan kesedihan, semangat solidaritas warga sekolah mulai muncul. Para guru, siswa, staf sekolah, dan orang tua siswa bersatu padu, bahu-membahu membersihkan lumpur dan puing-puing yang berserakan. Mereka bekerja tanpa lelah, saling membantu dan menyemangati.

Gotong Royong Tanpa Henti

Kabar tentang musibah yang menimpa SD Negeri 3 Cikahuripan dengan cepat menyebar ke seluruh komunitas. Para Stakeholders, alumni, warga sekitar, dan berbagai organisasi turut serta memberikan bantuan. Mereka berdatangan bahu-membahu membersihkan lumpur dan puing-puing yang berserakan di lingkungan sekolah. Mereka bekerja tanpa lelah untuk memulihkan kondisi sekolah seperti semula.

Kebangkitan dari Keterpurukan

Dengan semangat gotong royong yang luar biasa, warga sekolah berhasil membersihkan dan memulihkan sebagian besar area sekolah dalam waktu singkat. Meskipun banyak kerugian materi yang tidak dapat dihindari, semangat belajar dan mengajar tidak pernah padam. Dengan donasi material bangunan yang dihantarkan langsung oleh Bapak Kepala Desa Sukajaya, warga sekolah berhasil memperbaiki kelas 4 secara swadaya.

Pelajaran Berharga

Bencana banjir ini memberikan pelajaran berharga bagi seluruh warga SD Negeri 3 Cikahuripan Kecamatan Lembang. Kami belajar tentang pentingnya solidaritas, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Kami juga semakin menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam.

Simbol Harapan

Peristiwa banjir bandang di SD Negeri 3 Cikahuripan menjadi simbol harapan dan kebangkitan bagi warga sekolah. Banjir bandang  memberi bukti bahwa dengan bersatu dan bekerja sama, masyarakat dapat mengatasi segala kesulitan dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik. Semangat ini memotivasi warga sekolah untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di SD Negeri 3 Cikahuripan.

Menjadi Sekolah Penggerak

Setelah melalui berbagai macam seleksi yang dilalui oleh kepala sekolah  dan dinyatakan lolos, SD Negeri 3 Cikahuripan ditetapkan menjadi sekolah penggerak. SD Negeri 3 Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat telah berhasil menunjukkan transformasi sekolah sejak terpilih menjadi sekolah penggerak. Program Sekolah Penggerak sendiri merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia, yakni menciptakan Pelajar Pancasila yang beriman, berkarakter, berpengetahuan, dan berketrampilan.

Sejak ditunjuk sebagai sekolah penggerak, SD Negeri 3 Cikahuripan telah mengalami perubahan signifikan, baik dalam hal transformasi pembelajaran maupun pembangunan sarana dan prasarana. Berikut adalah beberapa aspek penting dari transformasi yang telah dicapai oleh SD Negeri 3 Cikahuripan:

1. Transformasi Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

SD Negeri 3 Cikahuripan telah mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih berpusat pada murid. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber informasi, tetapi lebih sebagai fasilitator yang membimbing murid dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan juga lebih bervariasi, seperti diskusi kelompok, proyek, dan studi kasus, sehingga membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif.

2. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran

SD Negeri 3 Cikahuripan telah memanfaatkan teknologi sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Setiap kelas dilengkapi dengan komputer dan proyektor, serta akses internet yang memungkinkan guru dan murid memanfaatkan berbagai sumber belajar digital. Selain itu, guru-guru juga telah dilatih untuk menggunakan platform digital yang disediakan oleh pemerintah untuk mendukung pembelajaran jarak jauh.

3. Pengembangan Karakter Murid

Sebagai sekolah penggerak, SD Negeri 3 Cikahuripan juga fokus pada pengembangan karakter murid. Melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti pramuka, olahraga, dan seni, murid-murid diajak untuk mengembangkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

4. Peningkatan Kompetensi Guru

SD Negeri 3 Cikahuripan memberikan perhatian besar pada peningkatan kompetensi guru. Berbagai pelatihan dan workshop serta lokakarya secara rutin diselenggarakan untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menerapkan kurikulum sekolah penggerak. Selain itu, guru-guru juga didorong untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif.

5. Pembangunan Sarana dan Prasarana Sekolah

Sejak menjadi sekolah penggerak, SD Negeri 3 Cikahuripan juga telah melakukan pembenahan dan peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Perbaikan dan pembenahan ini didapatkan melalui bantuan dinas pendidikan KBB. Beberapa perbaikan yang dilakukan antara lain:

  • Penambahan fasilitas pendukung program literasi yaitu berbagai macam buku perpustakaan.
  • Penambahan fasilitas pendukung pembelajaran, seperti berbagai macam media pembelajaran, chromebook, dan laptop serta perlengkapannya.
  • Pembangunan ruang UKS
  • Perbaikan ruang terbuka hijau dan halamanuntuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan karakter murid.
  • Penambahan meubeler kelas
  • Peningkatan aksesibilitas sekolah dengan membangun jalan dan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Dengan berbagai transformasi yang telah dicapai, SD Negeri 3 Cikahuripan telah berhasil menjadi sekolah yang inspiratif dan berprestasi. Sekolah ini telah membuktikan bahwa dengan komitmen dan kerja keras, perubahan positif dapat diwujudkan dalam dunia pendidikan khususnya di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. ###JangKamil#

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *