Desa Cibiru Wetan Sambut Tim Klarifikasi Lapangan Lomba Anugerah Sri Baduga Tingkat Provinsi

.MEDIA POLISI NASIONAL.- Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung menunjukkan keseriusannya dalam menjaga dan menguatkan nilai-nilai budaya Sunda dengan menyambut Tim Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Kegiatan klarifikasi berlangsung di Desa Cibiru Wetan, Senin (15/12/2025), dan diikuti secara solid oleh seluruh perangkat terkait

Terlihat Hadir, Tim Klarifikasi lapangan dari DPMD, Kadis DPMD Kabupaten Bandung, Camat Cileunyi didampingi Sekcam Cileunyi, Kasi Pemerintahan, Pemberdayaan, Kasi pembangunan, Kasi Trantib, Kades Cibiru Wetan beserta Jajarannya, Ketua PKK Kecamatan Cileunyi, Kader PKK Kecamatan dan Desa Cibiru Wetan dan para tokoh masyarakat.

Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan penghargaan prestisius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi daerah yang konsisten melestarikan budaya lokal, menerapkan tata kelola pemerintahan berbasis kearifan lokal, serta menghadirkan nilai-nilai budaya Sunda dalam pelayanan publik dan kehidupan masyarakat.

Tahapan klarifikasi lapangan menjadi fase penentu untuk membuktikan kesesuaian antara laporan administrasi dengan realitas di lapangan. Desa Cibiru Wetan menegaskan bahwa apa yang dipaparkan bukan sekadar dokumen, melainkan praktik nyata yang hidup dan dirasakan masyarakat.

Berbagai program unggulan ditampilkan secara terbuka, mulai dari sektor kebudayaan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Seluruhnya dijalankan melalui Pojok ngadu bako dengan pendekatan budaya dan gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan di Desa Cibiru Wetan.

Kades Cibiru Wetan Hadian Supriatna, SP menyatakan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional. Dewan Juri bahkan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tanpa pemberitahuan sebelumnya di wilayah kami.

“Tidak ada pengondisian, masyarakat siap karena program yang dijalankan memang berjalan dan dirasakan manfaatnya. Jawaban warga kepada Dewan Juri muncul secara natural,” tegas Kades.

Dalam penilaian lapangan, menampilkan sejumlah program unggulan, antara lain Kampung KB, Posyandu, PAUD, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Bank Sampah serta Bank Sampah konsisten memberi nilai tambah ekonomi bagi warga.

Keunggulan lainnya terlihat pada layanan kesehatan. Sebanyak 19 Posyandu aktif di Desa Cibiru Wetan telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM), termasuk Posyandu yang menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan unsur Polri.

Nilai gotong royong menjadi poin utama yang mendapat apresiasi Dewan Juri. Saat kunjungan berlangsung, warga secara spontan melakukan kegiatan kebersihan lingkungan, pemilahan sampah, hingga aktivitas sosial tanpa instruksi khusus.

Kades menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Bandung, Camat Cileunyi serta sinergi seluruh OPD di lingkungan Pemerintahan

“Jika ini tahapan terakhir, kami tinggal menunggu hasil penilaian. Kami optimistis, namun tetap menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah SWT,” ujarnya.

Apabila Desa Cibiru Wetan meraih hasil terbaik, pemerintah kelurahan telah menyiapkan langkah tindak lanjut dengan skala prioritas, di antaranya perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat, optimistis mampu meraih hasil terbaik pada Anugerah Gapura Sri Baduga 2025, sekaligus menegaskan posisinya sebagai daerah yang berbudaya, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat Provinsi Jawa Barat.**@spa**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *