Latihan Dalmas “Full Power”, Polres Tanjab Barat Siap Redam Gejolak Jalanan

JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat-Kuala Tungkal _ Suasana tegang namun penuh disiplin mewarnai halaman Mapolres Tanjung Jabung Barat, Kamis (09/04). Ratusan personel tampak sigap dalam latihan Pengendalian Massa (Dalmas) yang digelar sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi gejolak kamtibmas di wilayah hukum setempat.

Latihan ini dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat, AKBP M. Kuswicaksono, yang turun tangan memastikan setiap gerakan personel berjalan presisi, kompak, dan sesuai prosedur. Didampingi jajaran pejabat utama, ia menekankan bahwa Dalmas bukan sekadar latihan rutin—melainkan simulasi nyata menghadapi situasi genting di lapangan.

“Latihan ini harus dijalani dengan serius. Ketika situasi darurat terjadi, tidak ada waktu untuk ragu. Semua personel harus sudah paham peran dan tanggung jawabnya,” tegas Kapolres dengan nada penuh penekanan.

Tak hanya soal kekuatan fisik, pendekatan humanis tetap menjadi garis utama. Namun, Kapolres mengingatkan bahwa ketegasan tetap harus hadir ketika situasi mengharuskan.

Latihan Dalmas Lanjut ini mengacu pada standar operasional yang ketat, yakni Perkap No. 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa serta Perkap No. 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.

Dalam simulasi, personel dilatih menghadapi berbagai eskalasi situasi:

Situasi hijau: massa masih tertib dan terkendali

Situasi kuning: mulai muncul gangguan dan potensi kericuhan

Situasi merah: massa berubah anarkis dan membutuhkan tindakan tegas

Formasi rapat, gerakan maju serentak, hingga teknik pembubaran massa diperagakan dengan penuh koordinasi. Dentuman langkah sepatu, benturan tameng, dan komando tegas menciptakan atmosfer latihan yang realistis.

Tak ketinggalan, penggunaan perlengkapan taktis seperti tameng, helm, tongkat, hingga kendaraan operasional turut disimulasikan. Bahkan, skenario kehadiran tim negosiator hingga pasukan pengurai massa (Raimas) menjadi bagian penting dalam latihan tersebut.

Melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, disampaikan bahwa latihan ini juga menjadi sarana penyegaran kemampuan sekaligus pembaruan strategi Dalmas.

“Personel tidak hanya dilatih secara teknis, tapi juga memahami psikologi massa. Ini penting agar tindakan di lapangan tetap terukur dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Latihan intensif ini menjadi bukti bahwa Polres Tanjab Barat tidak ingin lengah. Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, kesiapsiagaan aparat menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan.

Dengan semangat tinggi dan disiplin yang terjaga, Polres Tanjab Barat menegaskan satu pesan kuat: situasi apapun, mereka siap menghadapi.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *