LSM Petisi Sakti Akan Gelar Aksi di Dua Titik, Soroti Dugaan KKN Dana BOK dan Pengadaan Inkubator Dinkes Kerinci

JAMBI.MPN-Kab.Kerinci — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Petisi Sakti siap mengguncang dua instansi penting: Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci dan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, lewat aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 3 November 2025.

Ketua Umum LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd., menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk perlawanan terhadap dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang mencemari pengelolaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

“Kami tak akan tinggal diam! Ada aroma busuk di balik pengelolaan dana BOK. Dugaan KKN ini harus dibongkar dan dipertanggungjawabkan,” tegas Indra dengan nada geram, Kamis (30/10/2025).

Tak hanya itu, massa juga akan menyoroti pengadaan inkubator senilai ratusan juta rupiah yang diduga bermasalah dan berpotensi merugikan keuangan negara.

“Proyek inkubator itu janggal! Ada indikasi kuat permainan anggaran di dalamnya,” ujar Indra menambahkan.

LSM Petisi Sakti memastikan sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Polres Kerinci dan berkoordinasi dengan pihak berwenang agar demonstrasi berlangsung tertib namun tetap lantang menyuarakan kebenaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal, hingga kini belum bisa dikonfirmasi. Saat wartawan mendatangi kantornya pada Rabu (29/10/2025), seorang staf menyebutkan sang Kadis sedang dinas luar daerah.

“Pak Kadis sedang dinas luar,” kata staf singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Namun, publik Kerinci kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum. Jika dugaan KKN ini benar, maka Dinas Kesehatan bisa menjadi sarang korupsi baru di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Aksi yang dijadwalkan pada Senin mendatang diperkirakan akan berlangsung panas, mengingat isu dana BOK dan proyek pengadaan alat kesehatan selalu menjadi sumber keresahan publik.

Apakah aparat penegak hukum akan bergerak cepat?

Ataukah dugaan “bocor halus” di tubuh Dinas Kesehatan ini akan kembali ditelan sunyi?

Jawabannya akan terlihat di jalanan, 3 November 2025 nanti!

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *