Nasabah Resah Usai Saldo Berkurang Misterius, Polisi Siaga di Bank 9 Jambi KC Kuala Tungkal

JAMBI.MPN – Suasana tegang sempat mewarnai aktivitas di Kantor Bank 9 Jambi Kantor Cabang (KC) Kuala Tungkal, Rabu pagi (25/02/2026). Puluhan nasabah mendatangi kantor bank milik daerah tersebut setelah mengaku mengalami pengurangan bahkan kehilangan saldo rekening secara tidak wajar. Keluhan yang muncul serentak dari sejumlah warga Tungkal Ilir ini memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat.

Merespons situasi tersebut, jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melalui personel Polsek Tungkal Ilir langsung turun melakukan pengamanan di lokasi. Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan pelayanan pengaduan nasabah tetap berjalan tertib.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Yokki Farsito, S.H., memimpin langsung pengamanan sejak pukul 08.00 WIB. Aparat kepolisian terlihat mengatur antrean nasabah, melakukan patroli di sekitar area kantor, hingga memantau kemungkinan adanya pihak yang mencoba memprovokasi situasi.

Melalui Kasi Humas Polsek Tungkal Ilir, IPDA Ucen S. Kasih, kepolisian menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi berkaitan dengan kendala teknis sistem perbankan.

“Kami mengonfirmasi bahwa pihak Bank Jambi sedang melakukan proses pemulihan sistem pada layanan ATM dan Mobile Banking. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas,” ujarnya.

Meski demikian, keresahan nasabah tetap terasa. Sejumlah warga berharap pihak bank segera memberikan penjelasan transparan serta kepastian keamanan dana mereka. Beberapa nasabah bahkan mengaku baru mengetahui adanya perubahan saldo setelah mencoba melakukan transaksi melalui aplikasi mobile banking.

Untuk mengakomodasi lonjakan pengaduan, pihak bank membuka layanan Customer Service hingga pukul 17.30 WIB. Sementara layanan transaksi tunai melalui teller dibatasi hingga pukul 15.00 WIB.

Polisi bersama manajemen bank juga mengingatkan masyarakat agar tidak membagikan data pribadi perbankan seperti PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Hingga siang hari, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman, tertib, dan terkendali di bawah pengawasan aparat. Namun kasus gangguan sistem yang berdampak pada saldo nasabah ini dipastikan masih menjadi perhatian serius publik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *