Donor Darah Rutin Bersamaan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Markas PMI Kab.Bandung

SOREANG, MPN – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Palang Merah Indonesia Kabupaten Bandung menggelar kegiatan donor darah rutin di Markas PMI Kabupaten Bandung, Soreang, Kamis (21/5/2026). Kegiatan kemanusiaan ini mendapat antusias tinggi dari berbagai kalangan masyarakat.

Ratusan peserta yang terdiri dari personel TNI, anggota Polri, pelajar SMA, hingga masyarakat umum tampak memadati lokasi donor darah sejak pagi hari. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin PMI Kabupaten Bandung yang dilaksanakan sebanyak empat kali dalam setahun.

Ketua PMI Kabupaten Bandung, H.Asep Deni Ramdani, S.Ip, A.Md., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah rutin mendonorkan darahnya di PMI Kabupaten Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor yang sudah berdonor di PMI, baik di Unit Donor Darah Kopo, instansi – instansi, maupun kegiatan donor darah di Markas PMI yang rutin dilaksanakan empat kali dalam setahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari upaya kemanusiaan sekaligus bentuk dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Ini adalah upaya kemanusiaan dan daya dukung bagi masyarakat yang membutuhkan darah. Selain itu, kami juga terus menyebarluaskan tugas-tugas kepalangmerahan kepada masyarakat,” katanya.

Menjangkau Komunitas dan Instansi

PMI Kabupaten Bandung juga aktif bekerja sama dengan berbagai komunitas, paguyuban, dan instansi dalam penyelenggaraan donor darah. Pelayanan donor darah sendiri tersebar di beberapa titik, di antaranya Unit Donor Darah (UDD) Kopo, Kabupaten Bandung, serta klinik PMI di Soreang.

Menurut pihak PMI, kegiatan donor darah di luar kantor PMI dapat dilaksanakan dengan syarat minimal peserta mencapai 50 orang demi efisiensi operasional, mulai dari kendaraan, peralatan, bahan bakar hingga tenaga medis.

Donor Darah untuk Kesehatan dan Kemanusiaan

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Kabupaten Bandung juga mengedukasi masyarakat mengenai manfaat donor darah, baik bagi kesehatan maupun kemanusiaan.

“Donor darah itu pertama untuk kesehatan diri sendiri, hitung-hitung seperti ganti oli kalau kendaraan agar tubuh tetap segar dan sirkulasi darah lancar. Kedua tentu untuk kebaikan sesama, karena satu labu darah bisa membantu menyelamatkan orang lain,” jelasnya.

PMI Kabupaten Bandung menyebutkan bahwa kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Bandung terus meningkat. Dalam setiap kegiatan donor darah, PMI biasanya mampu mengumpulkan sekitar 100 hingga 150 kantong darah.

Sementara itu, golongan darah A Positif disebut menjadi salah satu stok yang paling sering mengalami kekurangan. Sedangkan golongan darah O dan B relatif lebih stabil ketersediaannya.

PMI Kabupaten Bandung pun mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darahnya. Selain melalui kegiatan mobile unit, masyarakat juga dapat datang langsung ke Unit Donor Darah PMI yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.

Ketua Panitia kegiatan donor darah sukarela PMI Kabupaten Bandung, Sutrisno, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai upaya memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, kegiatan donor darah tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, masyarakat umum hingga kalangan pelajar. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Donor darah rutin ini kami laksanakan setiap tiga bulan sekali guna membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bandung. Pesertanya berasal dari TNI, Polri, masyarakat umum hingga para pelajar,” ujar Sutrisno.

Ia menambahkan, kebutuhan darah di Kabupaten Bandung cukup tinggi, terutama untuk golongan darah O yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat dan rumah sakit.

Dalam setiap pelaksanaan donor darah, PMI Kabupaten Bandung biasanya mampu menghimpun antara 100 hingga 150 kantong darah dari para pendonor.
“Target kami bagaimana kebutuhan darah masyarakat Kabupaten Bandung bisa terpenuhi, terutama golongan darah O yang memang paling banyak dibutuhkan,” katanya.

Selain membantu sesama, donor darah juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sutrisno menyebutkan bahwa donor darah dapat membantu melancarkan sirkulasi darah serta meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh.

Sutrisno juga mengajak seluruh masyarakat untuk rutin mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus menjaga kesehatan diri, tandasnya.***

@MPN/ Red

#PMI #DonorDarah #HariKebangkitanNasional #KabupatenBandung #Soreang #AksiKemanusiaan #PMIKabupatenBandung #Kesehatan #TNI #Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *