Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi SPPG Chefira Adakan Pertemuan Dengan Pihak Pemangku Kepentingan di Kewilayahan Setempat.

MEDIA POLISI NASIONAL.- SPPG Chefira adakan koordinasi lintas sektor dalam konteks Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lakukan diskusi santai yang mempertemukan berbagai pihak (pemangku kepentingan) untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan merencanakan langkah selanjutnya. Bertempat di RM. Ponyo           ( 28/01/2026 )

Terlihat hadir di acara lintas sektor ini :
– Owner MBG Chefira
– SPPG Chefira
– Koordinator SPPG Kec. Cileunyi.
-.Kasi Sosbud Kec. Cileunyi
– Kasi Trantib Kec.Cileunyi
– Danramil 2413/ Cilengkrang
– Kapolsek Cileunyi
– Babinsa Desa Cibiru Wetan
– Satker Pendidikan Kec.Cileunyi
– Para Kepala Sekolah dan Posyandu cibwet Penerima manfaat MBG

Silaturahmi dan koordinasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kepala sekolah, Danramil, Kapolsek dan pemangku kewilayahan (kecamatan cileunyi) merupakan langkah krusial dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan ketepatan distribusi makanan bergizi bagi siswa dan pertemuan seperti ini menjadikan contoh buat SPPG yang lainnya.

Berikut adalah poin-poin penting terkait silaturahmi dan koordinasi tersebut.
Tujuan Koordinasi:
– Penyamaan Persepsi, menyamakan pemahaman mengenai teknis operasional distribusi makanan.
– Evaluasi Program, membahas kendala, seperti penolakan dari sekolah, kualitas makanan, atau masalah logistik.
– Penguatan Sinergi, membangun kolaborasi antara pihak SPPG (Badan Gizi Nasional/Yayasan), TNI (Danramil/Babinsa), dan pihak sekolah (Kepala Sekolah/Guru).
– Keamanan Pangan, memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi dan hieginis, serta mencegah kelalaian (misal: makanan mentah).

SPPG sebagai penyedia dan pengelola makanan bergizi, SPPG bertanggung jawab dalam proses masak dan distribusi, serta wajib rutin berkoordinasi dengan sekolah.

Kepala Sekolah, memastikan kesiapan penerimaan makanan di sekolah dan mendistribusikannya kepada siswa.

Danramil dan Kapolsek mendukung pengamanan distribusi, memberikan pengawasan, dan membantu mensosialisasikan program kepada masyarakat.

Output yang diharapkan, terjaminnya kualitas dan keamanan makanan (makanan panas, higienis, dan bergizi).
Terjalinnya sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan (TNI/Polri) dan satuan pendidikan.
Program MBG berjalan lancar dan berkelanjutan.
Kegiatan ini seringkali melibatkan pertemuan rutin atau “Coffee Morning” lintas sektor untuk membahas evaluasi, seperti laporan penyaluran MBG tingkat kecamatan.**@spa*”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *