JAMBI.MPN _ Sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap warga yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi memberangkatkan 40 personel terbaiknya untuk memperkuat operasi kemanusiaan di wilayah tersebut. Apel keberangkatan berlangsung khidmat di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (1/12/2025), dipimpin langsung Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar.
Didampingi Wakapolda Brigjen Pol. M. Mustaqim serta para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolda melakukan pemeriksaan kesiapan personel sekaligus memberikan arahan penting sebelum pasukan diberangkatkan.
“Kita pastikan seluruh personel dalam kondisi sehat, dan seluruh peralatan siap digunakan secara maksimal,” tegas Kapolda dalam amanatnya.
40 Personel Siap Diterjunkan ke Lokasi Bencana
Kekuatan personel yang dikirim terdiri dari:
24 personel Sat Brimob
8 personel Ditsamapta
8 personel Ditpolairud
Seluruhnya dipilih berdasarkan kemampuan khusus dalam penanganan bencana, pencarian dan pertolongan (SAR), serta pengamanan wilayah terdampak.
Kapolda juga mengapresiasi totalitas serta kesiapan yang ditunjukkan seluruh anggota dan tim logistik yang turut mendukung misi kemanusiaan ini.
“Tunjukkan citra Polri yang Presisi, profesional, dan berempati. Junjung tinggi disiplin, patuhi seluruh prosedur operasional, dan jaga keselamatan selama bertugas,” ujarnya.
Misi Kemanusiaan sebagai Tanggung Jawab Moral Polri
Dalam pesannya, Irjen Pol. Krisno mengingatkan pentingnya sikap simpati dan empati personel saat berada di lokasi bencana. Menurutnya, keberangkatan ini bukan hanya penugasan rutin, tetapi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Bantuan ini adalah simbol kasih sayang. Kita berada di garis depan dalam memberikan pertolongan, sejalan dengan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat kemanusiaan dan kesiapsiagaan penuh, rombongan personel Polda Jambi resmi diberangkatkan menuju Sumatera Barat untuk memperkuat upaya penanganan bencana dan membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat korban terdampak.
(Susi Lawati)




