JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat – Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diperkuat. Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkokoh ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui zoom meeting terpusat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Sabtu (07/03/2026).
Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, penanaman jagung dipusatkan di Dusun PH Badlan, RT 01, Desa Teluk Sialang, Kecamatan Tungkal Ilir, sekitar pukul 14.30 WIB. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya musim tanam jagung Kuartal I tahun 2026 sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., bersama Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han. Turut hadir pula jajaran Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Tanjab Barat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kadis PMD, Kadis Kominfo, Kepala BPS, Camat Tungkal Ilir, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.
Dalam arahannya secara nasional, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Menurutnya, penanaman jagung memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan global, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat.
“Tanaman jagung memiliki nilai ekonomi dan strategis yang tinggi, mulai dari bahan pakan ternak, bahan pangan masyarakat, hingga potensi hilirisasi sebagai bahan baku energi atau bahan bakar alternatif,” ujar Kapolri.
Ia juga menegaskan bahwa Polri mendapat amanah untuk mengawal program penanaman jagung di lahan seluas 1 juta hektare di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi besar penguatan ketahanan pangan nasional.
Kapolri menekankan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas mendukung secara simbolis, tetapi juga melakukan pendampingan dan pengawasan di lapangan agar program ini berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Program ini harus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” tegasnya.
Di lokasi kegiatan, penanaman jagung kemudian dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab, serta unsur pimpinan daerah lainnya. Penanaman tersebut menjadi penanda dimulainya musim tanam jagung di wilayah tersebut.
Melalui sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program penanaman jagung ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat maupun secara nasional.
(Susi Lawati)




