Rakor Pengamanan Lebaran 2026, Pemprov Jambi dan Forkopimda Perkuat Sinergi – 45 Pos Disiapkan Amankan Arus Mudik

JAMBI.MPN – Pemerintah Provinsi Jambi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi strategis guna mematangkan persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi, Senin (16/3/2026).

Rapat koordinasi ini mengusung tema “Sinergitas peran Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 serta isu-isu aktual di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi Tahun 2026.”

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Al Haris, Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, perwakilan Danrem 042/Gapu, perwakilan Kabinda, Sekda Provinsi Jambi, para pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pimpinan instansi vertikal, serta Forkopimda kabupaten/kota dengan total peserta sekitar 150 orang.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi Krisno H. Siregar menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri setiap tahun dilaksanakan melalui Operasi Ketupat 2026. Operasi tersebut tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik, tetapi juga menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Idul Fitri dengan aman dan khidmat.

“Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” ujar Kapolda.

Ia menjelaskan, berbagai tahapan persiapan telah dilakukan Polri, mulai dari rapat koordinasi lintas sektoral di Mabes Polri hingga pelaksanaan latihan pra operasi di tingkat Polda Jambi.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama hampir dua pekan, yakni mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi telah menyiapkan puluhan pos pengamanan di berbagai titik strategis.

“Polda Jambi telah mendirikan 26 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah jalur utama dan pusat keramaian masyarakat,” jelasnya.

Selain pengamanan arus mudik, Kapolda juga menyoroti potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. Beberapa di antaranya adalah peredaran narkoba, penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, hingga maraknya kejahatan digital seperti penipuan online.

Sementara itu, melalui Kabid Humas Polda Jambi Erlan Munaji, Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idul Fitri sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Erlan.

Ia menambahkan, Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.

“Polda Jambi berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, sehingga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap kondusif,” pungkasnya.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *