JAMBI.MPN – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Polres Sarolangun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan religius, penuh makna, serta menjunjung tinggi nilai ketertiban dan toleransi.
Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin, SE, bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H, melalui surat edaran resmi yang ditujukan kepada para Camat, Lurah, Kepala Desa, Imam Masjid, hingga Ketua BKM dan BTM se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam surat edaran bernomor 400/0593/KESRA/2025, Bupati Sarolangun mengimbau agar malam tahun baru tidak dirayakan secara berlebihan. Sebaliknya, masyarakat diajak untuk memperbanyak dzikir, tahlilan, doa bersama, muhasabah, serta tadarusan Al-Qur’an di masjid-masjid dan mushala.
Kegiatan tadarusan tersebut dianjurkan dilaksanakan oleh pengurus masjid, ibu-ibu Majelis Ta’lim, serta jamaah, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan melalui pengeras suara hingga pukul 23.00 WIB. Para imam masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta organisasi kemasyarakatan juga diminta aktif mengajak jamaah dan warga untuk turut serta.
“Kami mengajak seluruh umat beragama di Kabupaten Sarolangun untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, serta menjadikan malam pergantian tahun sebagai momentum introspeksi dan doa,” ujar Bupati Hurmin dalam imbauannya.
Tak hanya kepada umat Muslim, imbauan serupa juga ditujukan kepada para pimpinan jemaat Gereja, tokoh agama Hindu, Buddha, dan Konghucu. Mereka diharapkan mengajak seluruh jemaat untuk memanjatkan doa, harapan, serta permohonan keselamatan dan kedamaian bagi Kabupaten Sarolangun dalam setiap ibadah di rumah ibadah masing-masing.
Bupati Hurmin menegaskan, momen pergantian tahun hendaknya dijadikan sebagai sarana memperkuat kebersamaan, toleransi antarumat beragama, serta komitmen menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.
“Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan demi terwujudnya masyarakat Sarolangun yang religius, berbudaya, serta bermartabat,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan doa lintas iman, Pemerintah Daerah berharap Tahun Baru 2026 dapat menjadi awal yang lebih baik bagi pembangunan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Sarolangun.
(Susi Lawati)




