Sejarah Tercipta! Santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Amanah Ummat Khatamkan 30 Juz, Orang Tua Menangis Haru

JAMBI.MPN-Kab.Muaro Jambi _ Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai halaman Masjid Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Amanah Ummat, Muaro Jambi, Sabtu pagi (20/9/2025). Ribuan doa bergema dalam acara Tasyakuran Khotmil Qur’an 30 Juz, sebuah momen sakral yang menjadi tonggak sejarah bagi pondok sekaligus bukti nyata lahirnya generasi penghafal Qur’an di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Acara khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengajar, para orang tua santri, serta seluruh keluarga besar pondok. Para Khotimin tampil membuktikan hafalan mereka dengan melantunkan ayat-ayat suci secara fasih di hadapan tamu undangan. Isak haru pun pecah, terutama dari para orang tua yang menyaksikan buah hati mereka berhasil mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Tahfidz Qur’an Amanah Ummat, Ustadz Nizomil Khoiri, S.Ag., Al-Hafizh, menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal kebangkitan besar.

“Kami terus berusaha meningkatkan kualitas program tahfidz dengan mendatangkan para guru yang hafizh 30 juz. Target kami jelas: melahirkan generasi Qur’ani yang bukan hanya kuat hafalannya, tetapi juga mulia akhlaknya,” tegasnya penuh semangat.

Tangis bahagia tak mampu ditahan Hamzan, ayah dari santri Niko Apriansyah Nurham, salah satu khotimin. Dengan suara bergetar ia menyampaikan rasa syukur:

“Berkat bimbingan ikhlas dari para ustadz, anak kami bisa menyelesaikan hafalan 30 juz. Ini berkah luar biasa bagi keluarga kami,” ucapnya terharu.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh santri lainnya untuk terus berjuang hingga tuntas menghafal kalamullah. Pondok berharap, keberhasilan angkatan pertama ini akan membuka jalan bagi lahirnya gelombang baru para penjaga Qur’an yang siap menerangi negeri.

Dengan lantunan doa dan harapan, acara ditutup dengan penuh hikmat. Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Amanah Ummat menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi emas Qur’ani yang siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

Tasyakuran Khotmil Qur’an 30 Juz kali ini bukan sekadar perayaan, melainkan deklarasi besar: Jambi siap menjadi pusat lahirnya para hafizh dan hafizhah yang akan mengharumkan nama bangsa dan agama.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *