JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat-Kuala Tungkal – Suasana penuh khidmat menyelimuti peringatan Kenaikan Isa Almasih di Gereja HKBP Kuala Tungkal, Jumat (03/04/2026). Ratusan jemaat tampak larut dalam doa dan pujian, menjalankan ibadah dengan tenang di tengah pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Ibadah yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Pdt. Miduk Manalu, S.Th., dengan tema khutbah “Tuhan Yesus Adalah Anak Satu-Satunya”. Sekitar 170 jemaat hadir memadati gereja, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kekhusyukan.
Di balik kekhidmatan tersebut, Polres Tanjung Jabung Barat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan steril. Sejak pagi, aparat telah melakukan sterilisasi menyeluruh di area gereja.
Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, mengungkapkan bahwa penyisiran dilakukan secara detail, mulai dari ruang utama ibadah, altar, hingga area parkir.
“Tidak ditemukan benda mencurigakan atau berbahaya. Semua sudah kami pastikan aman sebelum ibadah dimulai,” tegasnya.
Pengamanan di lokasi dipimpin langsung oleh Kasat Binmas AKP Wildan Lubis, S.E., dengan melibatkan delapan personel sesuai surat perintah. Selain berjaga di sekitar gereja, petugas juga sigap mengatur arus kendaraan jemaat, yang tercatat mencapai sekitar 200 unit sepeda motor dan 20 mobil.
Tak hanya mengedepankan pengamanan fisik, pendekatan humanis juga menjadi kunci. Personel Bhabinkamtibmas aktif berkoordinasi dengan pengurus gereja untuk memastikan komunikasi berjalan baik serta memberikan rasa nyaman bagi jemaat.
Langkah ini merupakan bagian dari pengamanan besar yang disiapkan menjelang rangkaian Tri Hari Suci, termasuk Jumat Agung hingga perayaan Paskah. Kepolisian pun menyiagakan personel tambahan guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang.
“Kami berkomitmen mengawal seluruh rangkaian ibadah hingga selesai. Harapannya, semua berjalan aman, damai, dan membawa sukacita bagi umat,” tutup Ipda Ucen.
Dengan pengamanan maksimal dan suasana yang kondusif, peringatan Kenaikan Isa Almasih di Kuala Tungkal tahun ini menjadi gambaran nyata toleransi dan sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.
(Susi Lawati)



