JAMBI.MPN – Komitmen memperkuat pengawasan internal dan mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan terus dilakukan Polda Jambi. Hal itu ditandai dengan dibukanya Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Audit Tingkat Dasar Fungsi Pengawasan Polda Jambi oleh Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, di Aula Ditlantas Polda Jambi, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut diikuti sekitar 40 peserta dan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur pengawasan. Turut hadir dalam pembukaan, M. Purba, Irwasda Polda Jambi Jannus P. Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polda Jambi.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa fungsi pengawasan memiliki peran vital dalam menjaga kualitas tata kelola organisasi. Seorang pengawas, kata dia, tidak hanya dituntut memahami aturan, tetapi juga harus memiliki kompetensi dan kemampuan yang memadai untuk memastikan setiap program berjalan efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.
“Pengawas harus mampu memberikan jaminan atas efektivitas pengelolaan organisasi. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan menjadi kebutuhan yang sangat penting,” tegas Kapolda.
Menurutnya, pelatihan audit tingkat dasar ini menjadi langkah strategis untuk mencetak personel yang memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi Polri.
Kapolda juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, mengatakan bahwa penguatan sumber daya manusia di bidang pengawasan merupakan bagian penting dari transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional dan berintegritas.
Menurutnya, kemampuan auditor yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan internal, sehingga seluruh program dan penggunaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
“Diklat audit tingkat dasar ini menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi personel agar mampu melaksanakan fungsi pengawasan secara objektif, profesional, dan sesuai prinsip-prinsip good governance,” ujar Erlan.
Ia juga menilai kolaborasi antara Polda Jambi dan BPKP Provinsi Jambi dalam pelatihan tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Polri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir auditor-auditor muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga menjunjung tinggi integritas serta mampu menjadi mitra strategis pimpinan dalam memastikan seluruh pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Diklat Audit Tingkat Dasar Fungsi Pengawasan ini menjadi salah satu langkah nyata Polda Jambi dalam mendukung terwujudnya Polri Presisi yang profesional, modern, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.
(Susi Lawati)




