JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun — Aksi pencurian buah kelapa sawit yang selama ini meresahkan perusahaan perkebunan di Kabupaten Sarolangun akhirnya berhasil diungkap. Seorang pria berinisial RJ Bin S (28), warga Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, ditangkap Tim Srigala Polsek Sarolangun usai diduga mencuri tandan buah segar (TBS) milik PT PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit).
Pelaku yang dikenal dengan sebutan “ninja sawit” itu diamankan bersama barang bukti ratusan kilogram buah sawit hasil curian.
Kapolsek Sarolangun, Iptu Rozalia Saputra, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak keamanan perusahaan yang mencurigai adanya aktivitas pencurian di area kebun PT PPKS.
“Benar, pelaku pencurian buah kelapa sawit milik perusahaan berhasil kami amankan,” ujar Kapolsek, Minggu (24/5/2026).
Penangkapan dilakukan oleh Tim Srigala Kota yang dipimpin Ipda Heri Liswanto setelah menerima informasi keberadaan pelaku di Desa Ladang Panjang.
Peristiwa itu sendiri terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 00.50 WIB. Saat itu, Tim Srigala menerima laporan melalui pesan WhatsApp dari karyawan PT PPKS berinisial KA. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pihak security perusahaan berhasil memergoki aksi pencurian sawit di area kebun.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan satu unit mobil pickup yang digunakan untuk mengangkut buah sawit hasil curian. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial P, sementara RJ alias J mengawal dari belakang menggunakan sepeda motor.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi di lokasi, petugas berhasil mengamankan sebanyak 29 janjang buah sawit dengan berat sekitar 250 kilogram yang diduga kuat hasil pencurian.
Di hadapan petugas, RJ mengaku nekat melakukan aksi pencurian tersebut karena alasan ekonomi dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sarolangun guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam aksi pencurian sawit yang kerap meresahkan perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.
(Susi Lawati)




