JAMBI.MPN-Kab.Tebo – Hamparan sawah Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Kamis (11/9/2025) mendadak jadi lautan emas. Ribuan rumpun padi yang menguning dipanen serentak dalam sebuah momentum bersejarah: Panen Raya Padi bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Hari Purwanto, S.E., M.Sc dan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M.
Kehadiran sang jenderal lapangan bersama kepala daerah bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, panen raya ini menjadi simbol tegaknya kemanunggalan TNI-Rakyat dalam perjuangan mewujudkan swasembada pangan nasional, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Suasana penuh keakraban terasa ketika Danrem, Bupati, dan para petani bergotong royong memotong padi. Senyum dan tawa membaur, menandai bahwa TNI tidak hanya berdiri di garis depan pertahanan, tetapi juga hadir nyata di jantung kehidupan rakyat: sawah, ladang, dan pangan.
“Panen raya ini adalah bukti bahwa ketika TNI, pemerintah daerah, dan rakyat bersatu, ketahanan pangan akan kokoh, dan Indonesia akan berdiri tegak sebagai bangsa mandiri,” tegas Brigjen Hari Purwanto dengan suara lantang.
Bupati Tebo pun mengamini. Ia menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga menjaga keberlangsungan hidup rakyat melalui dukungan terhadap produktivitas pangan.
Momentum panen raya ini diharapkan menjadi energi baru bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian. Dengan sinergi TNI, pemerintah, dan rakyat, Kabupaten Tebo diyakini mampu menjadi salah satu lumbung pangan yang memperkuat benteng ketahanan nasional.
Panen raya di Teluk Singkawang bukan sekadar memanen padi, melainkan juga memanen harapan, persatuan, dan kekuatan bangsa. Dari sawah Tebo, gema semangat kemandirian pangan Indonesia bergema: TNI dan rakyat adalah satu, demi kesejahteraan dan kejayaan bangsa!
(Susi Lawati/Penrem 042/Gapu)




