JAMBI.MPN – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Hitam Mapolda Jambi saat Polda Jambi menggelar Upacara Kesadaran Nasional, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, dan diikuti jajaran pejabat utama serta seluruh personel.
Turut hadir dalam barisan upacara Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, serta para pejabat utama lainnya yang berdiri tegap mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Prosesi berlangsung tertib dan penuh makna, dimulai dari penghormatan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan nilai-nilai dasar seperti Pancasila, Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri. Momen mengheningkan cipta pun menjadi refleksi atas pengabdian kepada bangsa, sebelum ditutup dengan doa bersama.
Dalam amanatnya, Krisno H. Siregar menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar kewajiban, melainkan fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Setiap anggota harus menjadikan aturan sebagai pedoman utama dalam bertugas. Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya soliditas internal yang kuat sebagai pondasi dalam membangun sinergi eksternal. Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Perkuat soliditas internal, lalu bangun sinergitas bersama seluruh elemen, termasuk TNI dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Isu pelayanan publik juga menjadi perhatian utama. Kapolda mengingatkan bahwa kualitas pelayanan yang optimal akan berdampak langsung pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Tingkatkan pelayanan publik secara maksimal agar kepercayaan masyarakat semakin kuat,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan agar seluruh personel menjauhi pelanggaran serta selalu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan berintegritas. Pemanfaatan teknologi informasi secara bijak juga disebut sebagai bagian penting dalam menghadapi tantangan tugas di era digital.
Sementara itu, melalui Kabid Humas, Polda Jambi menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen dan integritas seluruh anggota.
“Ini bukan hanya kegiatan formal, tetapi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujar perwakilan Humas.
Upacara ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi seluruh jajaran untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat—dengan pendekatan yang tegas namun tetap humanis.
(Susi Lawati)




