Desa Cileunyi Wetan Salurkan BLT DD Triwulan Kedua Tahun Anggaran 2025 Yang Dihadiri Wamendagri Langsung.

MPN.net.-Jabar-.Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan diputuskan melalui Musyawarah Desa sesuai dengan melalui verval serta kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undanga.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menghadiri langsung Penyaluran BLT DD di Desa Cileunyi Wetan. Pemerintah Desa Cileunyi Wetan melakukan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Bulan April, Mei dan Juni tahun 2025, bantuan triwulan ke 2 yang dilaksanakan pada hari kamis, 19 Juni 2025.

Kegiatan ini dilaksakan di Aula Musyawarah Desa Cileunyi Wetan. BLT DD bulan April, Mei dan Juni Tahun 2025 telah disalurkan oleh Pemerintah Desa Cileunyi Wetan kepada 70 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Setiap KPM menerima bantuan masing masing sebesar Rp 300.000,- setiap bulannya. Jd total mendapatkan nominal 900.000/KPM.

Kepala Desa Cileunyi Wetan menyampaikan pesan kepada seluruh penerima BLT DD untuk memanfaatkan uang tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami ucapkan selamat kepada penerima BLT DD, gunakan dana tersebut dengan bijak agar Bapak/Ibu penerima bantuan bisa merasakan manfaat dari dana tersebut,” lanjut Kepala Desa H.Hari Haryono.

Melalui BLT-DD, pemerintah mengalokasikan dana untuk membantu warga desa dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Kegiatan penyaluran BLT-DD ini bertujuan untuk mendukung masyarakat kurang mampu secara Ekonomi. Program ini menjadi salah satu langkah konkrit pemerintah dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Pendamping Desa Fitri mengatakan BLT DD ini diutamakan penggunaannya untuk mendukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15 % (lima belas persen) untuk BLT Desa dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data pemerintah sebagai acuan.
Dengan nominal bantuan hingga Rp900.000, program ini menjadi penopang penting bagi masyarakat pedesaan,” tuturnya menambahkan..**(Aspa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *